jurang-jurangmu, aku.....
kedalam ribaanMu, dalam...
dinginmu.
Walaupun setiap orang bicara tentang....
dan guna, aku bicara padamu tentang
cinta dan keindahan.
dan aku terima kau dalam keberadaanmu,
seperti kau terima daku.
aku cinta padamu pangrango yg dingin,
dan sepi
sungaimu adalah nyanyian keabadian ttg tiada.
hutanmu adalah misteri segala.
cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta...
Malam itu, ketika dingin dan kebisuan menyelimuti mandalawangi..
kau datang kembali,
dan bicara padaku tentang kehampaan semua.
"Hidup adalah soal keberanian menghadapi tanda tanya.
tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar.Terimalah dan hadapilah"
Dan diantara ransel2 kosong dan api unggun yg membara aku terima ini semua
melampaui batas hutanmu, melampaui batas-batas jurangmu.
Aku cinta padamu Pangrango
karena aku cinta pada keberanian hidup
(Soe Hok Gie)
